Operasional Roastery 28 Juli 2026 • 5 min baca

Meningkatkan Profitabilitas dengan Multi-Warehouse Inventory untuk Biji Kopi

📦

Oleh Ops Manager BeanHub

Sistem manajemen multi-warehouse inventory kopi

Masalah klasik roastery yang mulai bertumbuh adalah sinkronisasi stok antara gudang utama dan cabang kedai (cafe). Seringkali, gudang mencatat masih ada sisa stok kopi *House Blend* sebanyak 10 kg, namun saat dicek di cabang cafe, kopi tersebut sudah habis digunakan. Ketidaksesuaian ini menyebabkan kebocoran profit yang tersembunyi.

Tantangan Manajemen Stok Konvensional

  • Pencatatan Terpisah: Bagian *roasting* memakai Excel A, bagian cafe memakai Excel B. Tidak ada koneksi *real-time*.
  • Proses Transfer Manual: Saat barang dikirim dari gudang utama ke cafe, admin harus menginput dua kali: barang keluar dan barang masuk. Rentan *human error*.
  • Missing Ingredient (Packaging): Stok biji kopi ada, namun stok kemasan atau katup (*valve*) habis, sehingga proses *packaging* terhenti.

Solusi: Arsitektur Multi-Warehouse

Dengan sistem Multi-Warehouse Inventory, Anda dapat mendefinisikan lokasi fisik secara spesifik. Misalnya: "Gudang Green Bean", "Ruang Roasting", dan "Cafe Cabang A".

Kelebihan Menggunakan BeanHub OS

Setiap kali Anda menekan tombol "Selesaikan Roasting" pada aplikasi BeanHub, sistem akan otomatis mengurangi stok *Green Bean* di gudang secara proporsional sesuai tingkat susut, dan menambahkan stok *Roasted Bean* baru yang sudah jadi. Kemudian, Anda bisa memindahkan stok tersebut ke lokasi "Cafe Cabang" hanya dengan 1 klik, dengan pelacakan *real-time*.